Sosialisasi & Undian Stand Pameran Inacraft Februari 4-8 Februari 2026

Solo, 10 November 2025 – Upaya memperkuat dan mempromosikan produk kerajinan serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Solo Raya di kancah nasional memasuki babak penting. Bertempat di Hotel Sahid Jaya Solo pada Senin, 10 November 2025, telah diselenggarakan acara sosialisasi intensif terkait persiapan keikutsertaan dalam pameran kerajinan terbesar se-Asia Tenggara, The 26th Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026.

INACRAFT 2026 sendiri dijadwalkan akan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, pada tanggal 4 hingga 8 Februari 2026.

Kolaborasi Tiga Pilar Sukses INACRAFT

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh pilar-pilar penting dalam pengembangan UMKM dan industri kreatif di Surakarta, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah, asosiasi pengusaha, dan akademisi.

Para hadirin penting tersebut meliputi:

  • Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Surakarta, yang mewakili komitmen pemerintah daerah.
  • Perwakilan dari Badan Kehormatan dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, yang membawa perspektif kualitas, inovasi desain, dan aspek budaya kriya.
  • Seluruh anggota Badan Pengurus Cabang (BPC) Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Solo Raya, sebagai motor penggerak utama pelaku usaha kerajinan.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Surakarta dalam sambutannya menekankan bahwa INACRAFT bukan hanya ajang pameran, tetapi gerbang utama bagi produk lokal untuk menembus pasar yang lebih luas. “Dukungan penuh dari pemerintah kota hadir untuk memastikan produk kerajinan dari Solo Raya memiliki daya saing tinggi, baik dari segi kualitas, inovasi, maupun kemasan yang menarik minat pembeli nasional dan internasional,” ujarnya.

Pemberian hadian buat lomba design terbaik saat Inacarft Oktober 2025:

Fokus Persiapan: Kualitas, Inovasi, dan Kuota Stand

Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas secara mendalam berbagai aspek teknis dan non-teknis keikutsertaan di INACRAFT 2026. Beberapa poin utama yang disoroti antara lain:

  1. Kurasi Produk: Anggota BPC ASEPHI Solo Raya didorong untuk segera mempersiapkan produk unggulan mereka. Penekanan diberikan pada kualitas pengerjaan dan keunikan desain yang mencerminkan kekayaan budaya Solo, tetapi tetap relevan dengan tren pasar global.
  2. Pemanfaatan Jaringan: Diskusi juga berfokus pada strategi networking dan business matching yang efektif selama pameran berlangsung. INACRAFT diharapkan menjadi ajang untuk membangun kemitraan bisnis yang berkelanjutan, bukan sekadar penjualan sesaat.
  3. Dukungan Akademisi: Keterlibatan ISI Surakarta bertujuan untuk mendorong inovasi desain dan membantu UMKM mengaplikasikan sentuhan artistik yang lebih modern dan otentik pada produk-produk mereka.

Berita Lainya

Menyalurkan aspirasi pengusaha dan perajin di bidang kerajinan untuk lebih mendorong jiwa kewiraswastaan hingga menjadikan para perajin dan produsen sebagai pengusaha profesional dan sekaligus mendukung usaha pemerintah untuk menyukseskan program Pembangunan Ekonomi Nasional.