


SOLO – Badan Pengurus Cabang Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPC ASEPHI) Solo Raya sukses menyelenggarakan acara Sosialisasi Pameran Inacraft Oktober 2026 pada Kamis, 11 Juni 2026. Bertempat di Ballroom Hotel Sahid Raya Solo, agenda ini menjadi langkah awal yang solid untuk mengantarkan produk-produk kerajinan unggulan Solo Raya mendominasi panggung pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara.
Acara penting ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM se-Solo Raya, perwakilan dari manajemen Bank Mandiri, perwakilan Kantor Pos, serta lebih dari 80 pelaku usaha yang tergabung dalam keanggotaan BPC ASEPHI Solo Raya.

Dalam sambutannya, perwakilan pengurus BPC ASEPHI Solo Raya menegaskan bahwa Inacraft bukan sekadar ajang pameran biasa. Pameran Inacraft merupakan wadah strategis dan momentum emas bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan, memperluas jaringan pasar, hingga menembus pasar ekspor dengan menampilkan produk-produk kriya terbaik mereka.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh anggota ASEPHI Solo Raya memiliki kesiapan yang matang, baik dari segi kualitas produk, kapasitas produksi, hingga strategi pemasaran, agar dapat tampil maksimal pada gelaran Inacraft Oktober mendatang,” jelasnya.

Kehadiran para stakeholder utama dalam acara sosialisasi ini menegaskan adanya komitmen bersama dalam mendorong UMKM naik kelas:







Lebih dari 100 anggota BPC ASEPHI Solo Raya yang hadir tampak sangat antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Sesi diskusi interaktif dimanfaatkan para perajin untuk menggali informasi mendalam mengenai teknis kepesertaan, kurasi produk, hingga pemanfaatan fasilitas dari para mitra kerja yang hadir.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara asosiasi, pemerintah daerah, sektor perbankan, dan penyedia jasa logistik, BPC ASEPHI Solo Raya optimistis delegasi pameran dari Solo Raya mampu mencetak prestasi, menjaring buyer potensial, dan membawa produk kerajinan tradisional maupun modern khas Solo kian dikenal di kancah global pada Inacraft Oktober 2026.



