


SOLO – Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) sukses menggelar pameran bertajuk “Kampung Asephi 2026” yang berlangsung selama lima hari penuh, di Solo Mall Paragon mulai tanggal 13 hingga 17 Mei 2026. Mengusung tema “Menghidupkan Tradisi, Mempertemukan Kreasi”, ajang ini menjadi panggung strategis bagi kebangkitan produk kreatif dan kerajinan lokal di kancah nasional. Pameran yang di selenggarakan oleh BPC ASEPHI SOLO RAYA yang diketuai oleh Bapak Amin Suhudi Sutiman (Aneka Karya Glass) di dukung oleh PEMKOT Surakarta.


Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Wali Surakarta “Bapak Respati Achmad Ardianto”, jajaran pengurus Badan Pengurus Pusat ASEPHI, Badan Pengurus Daerah BPD ASEPHI DIY, BPD ASEPHI JATENG, BPD ASEPHI DKI, hadir juga BPD ASEPHI SUMSEL, serta perwakilan Badan Pengurus Cabang BPC ASEPHI Pekalongan, BPC ASEPHI JEPARA, BPC ASEPHI SEMARANG, BPC ASEPHI REMBANG. Juga di hadiri oleh berbagai organisasi seperti KADIN, HIPMI, HIMKI, SOLO PRENEUR dan Asosiasi lainnya. dan dihadiri juga Kepala Dinas Surakarta. Pameran ini adalah bentuk skala kecil dari pameran inacraft di JCC jakarta yang di selenggarakan oleh BPP ASEPHI.


Kehadiran para tokoh penting ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung penguatan ekosistem UMKM tanah air. Pada saat pembukaan, Pameran ini juga di hadiri para pendiri BPC ASEPHI SOLO RAYA seperti Bapak Slamet Raharjo, Bapak Ipung Purnomosidi, Bapak Gunawan Apri, Bapak Eko Suprihono, Kadin surakarta, Bapak Mintorogo dan sebagai ungkapan terimakasih atas dedikasi mereka, BPC ASEPHI SOLO RAYA memberikan penghargaan kepada mereka yang di serahkan langsung oleh Ketua BPP ASEPHI PUSAT (Bapak Dr. H. Muchsin Ridjan. SE, MM).

Dalam sambutannya, Wali Kota Surakarta memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi ASEPHI dalam membina dan memberikan wadah bagi para perajin. Pameran ini dinilai tidak hanya menggerakkan roda ekonomi daerah, tetapi juga menjaga kelestarian warisan budaya bangsa melalui sentuhan inovasi modern. Prosesi pembukaan secara resmi ditandai dengan seremonial bersama oleh Wali Kota, perwakilan BPP, BPD, dan BPC ASEPHI.
Sinergi UMKM Nasional dan Kolaborasi Kuat untuk menguatkan ekonomi daerah.
Pameran Kampung Asephi tahun ini diikuti oleh 44 stand UMKM skala nasional yang membawa produk-produk unggulan terkurasi. Selama lima hari pameran, para pengunjung dimanjakan dengan beragam produk unik dan berkualitas tinggi, mulai dari kain batik premium, tren fashion terkini, kerajinan tangan (craft) yang estetik, jewelry atau perhiasan berdesain eksklusif, hingga perlengkapan home decor yang memikat.

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari manajemen profesional Lee Mart Pro EO Karanganyar selaku pengelola acara (event organizer), serta dukungan penuh dari dua sponsor utama, yaitu Bank Mandiri dan Solopos Surakarta. Sinergi ini berhasil menciptakan atmosfer pameran yang nyaman, interaktif, dan bernilai jual tinggi.








Antusiasme masyarakat dan pencinta produk kerajinan terbukti sangat luar biasa. Berdasarkan data penyelenggara, perhelatan Kampung Asephi 2026 berhasil menyedot lebih dari 10.000 pengunjung sepanjang lima hari pelaksanaannya.
Tingginya volume pengunjung ini berdampak positif pada omzet penjualan para pelaku UMKM yang terlibat, sekaligus membuka peluang kemitraan bisnis baru (business matching) yang lebih luas bagi para peserta pameran.



Melalui tema “Menghidupkan Tradisi, Mempertemukan Kreasi”, Kampung Asephi 2026 membuktikan bahwa produk berbasis tradisi lokal memiliki daya saing yang kuat di pasar modern. Pameran ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi para pelaku kreatif untuk terus berinovasi dan menembus pasar internasional.



